Rumput Mutiara

Rumput Mutiara Mengaktifkan Sirkulasi Darah
Tubuh diatur dalam suatu sistem yang berpusat di otak. Pengaturan organ-organ tubuh membutuhkan mekanisme jaringan saraf dan darah. Darah mengalirkan zat-zat yang diperlukan dan dibuang oleh tubuh. Bila sirkulasi ini terhambat, maka timbul berbagai macam penyakit, seperti radang, memar, hingga kanker.

Dalam masyarakat tradisional ada beberapa tumbuhan yang digunakan untuk melancarkan atau mengaktifkan sirkulasi darah. Salah satunya rumput mutiara (Hedyotis corymbosa (L) Lamk atau Oldenlandia corymbosa L). Di beberapa daerah tanaman ini dinamai rumput siku-siku, daun mutiara, atau katepan.

Rumput mutiara termasuk ke dalam famili tumbuhan Rubiaceae. Dengan menggunakan biji tumbuhan ini hidup subur di mana saja yang mendapatkan cukup sinar matahari. Meski begitu, rumput mutiara membutuhkan cukup air dan tanah yang terjaga kelembabannya.

Di Cina rumput ini pun dikenal sebagai tanaman yang memiliki rasa manis, sedikit pahit, lembut, dan agak dingin. Dalam farmakologi Cina yang ditulis dalam buku Kebun Tanaman Obat Karyasari, rumput mutiara berkhasiat menghilangkan panas, antiradang, diuretik, menyembuhkan bisul, menghilangkan panas dan racun, dan juga mengaktifkan sirkulasi darah.

Disebutkan dalam buku tersebut, khasiat tanaman ini diperoleh dari seluruh bagian rumput, baik dalam keadaan segar maupun dikeringkan. Kandungan yang terdapat dalam tanaman tersebut antara lain hentriacontane, stigmasterol, ursolic acid, betha-sitosterol, sitisterol-D-glucoside, p-coumaric acid, flavonoid glycosides, dan oleanic acid.

Penyakit yang dapat diatasi dengan rumput mutiara adalah radang usus buntu dan radang selaput perut ringan, sumbatan saluran sperma, kanker limpa, kanker lambung, kanker serviks, kanker payudara, kanker nasofaring, rektum, fibrosarcoma, tonsilitis, pharingitis, bronchitis, pnemonia, gondongan, radang panggul, infeksi saluran kemih, memar, digigit ular, patah tulang, dan terkilir.

Untuk mengatasi radang dan penyakit dalam lainnya rumput mutiara, dalam keadaan segar atau kering, direbus dan airnya diminum. Kadang-kadang rumput mutiara ini dicampur bahan lain. Sementara itu, untuk pengobatan luar seperti pada memar, digigit ular, tersiram air panas, atau terkilir, rumput mutiara digunakan dalam keadaan segar. Rumput itu dilumatkan hingga halus, lalu dibubuhkan ke tempat yang sakit.

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.